Kemenko PMK dan FDKV Universitas Widyatama Latih Para Pelaku UMKM Desa Nyalindung Kabupaten Sumedang di Bidang Branding dan Kemasan

Kemenko PMK dan FDKV Universitas Widyatama Latih Para Pelaku UMKM Desa Nyalindung Kabupaten Sumedang di Bidang Branding dan Kemasan

Kota Bandung – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Fakultas Desain Komunikasi Visual (FDKV) Universitas Widyatama sukses menggelar pelatihan branding dan kemasan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 22-23 Juni 2022. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Seminar Lt.6 Gedung B dan Ruang Teater Lt.6 Gedung B, Universitas Widyatama. Jumat (24/06/2022).

Pada acara pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara Marisa Astuti, S.ST., M.M.,  selain dihadiri oleh Kepala Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Budiyanto, S.Pd. dan para pelaku UMKM dari desanya, turut hadir pula beberapa petinggi dari Universitas Widyatama, seperti Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. H. Dadang Suganda, M.Hum.

Marisa Astuti, S.ST., M.M. ketika memandu acara pembukaan “Pelatihan Branding dan Kemasan bagi Para Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang” pada Rabu, 22 Juni 2022 di kampus Universitas Widyatama Bandung (Sumber: FDKV UTama)

Para petinggi Universitas Widyatama lainnya adalah Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama, Drs. Deden Maulana, M.Ds., Dekan Fakultas Teknik Universitas Widyatama, Dr. M. Rozahi Istambul, S.Kom., M.T., Wakil Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama, Budiman, Drs., M.M. Pd., dan Kepala Program Studi Desain Grafis Fakultas DKV Universitas Widyatama, Rudy Farid, Drs., M.Ds.

Tak kalah pentingnya adalah kehadiran Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Kemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. H. Maman Wijaya, M. Pd. Pada kesempatan ini maman menyampaikan tentang tahapan atau level dalam membangun bisnis bagi kalangan UMKM.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Kemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. H. Maman Wijaya, M. Pd. saat menyampaikan kata sambutannya (Sumber: FDKV UTama)

Menurut Maman, ada empat tahapan dalam membangun bisnis yaitu Tahap pertama adalah berkreasi di rumah yang biasanya diperoleh secara turun menurun dari nenek moyangnya. Tahap kedua adalah bagaimana mengomunikasikan karya yang sudah dibuat kepada calon pembeli. Tahap ketiga adalah Revolusi Mental yaitu menjaga kualitas produk. Tahap keempat yaitu bicara dalam hati.

Sementara itu dalam sambutannya Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama, Drs. Deden Maulana, M.Ds. mengatakan bahwa FDKV Universitas Widyatama diberi mandat oleh pihak kampus untuk memajukan desa. Pihaknya diberi tugas untuk melatih para pelaku UMKM di bidang branding dan kemasan. Kali ini yang menjadi objek pelatihan adalah para pelaku UMKM yang berasal dari Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Pelatihan sebelumnya sudah pernah juga  dilakukan untuk para pelaku UMKM di desa yang ada di wilayah Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama, Drs. Deden Maulana, M.Ds. saat menyampaikan kata sambuatannya (Sumber: FDKV UTama)

Pada kesempatan tersebut Deden berharap pelatihan ini terus berlanjut untuk desa-desa lainnya. Salah satu rencananya adalah pelatihan branding dan kemasan bagi para pelaku UMKM di desa yang ada di Kabupaten Ciamis. Menurut Dekan FDKV Universitas Widyatama tersebut, kegiatan ini merupakan salah satu dari implementasi perguruan tinggi dan program Revolusi Mental yang digaungkan Kemenko PMK.

Sambutan terakhir pada acara pembukaan pelatihan branding dan kemasan hari pertama ini disampaikan oleh Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. Dadang Suganda, M.Hum. Menurutnya, tugas perguruan tinggi itu harus bermanfaat bagi masyarakat langsung. Salah satunya adalah memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Bahkan, sekarang ini dosen harus menciptakan produk yang langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu kita memang merencanakan kegiatan yang bisa berkelanjutan, ” ujar Dadang.

Rektor Universitas Widyatama tersebut juga menyampaikan tentang program Pemerintah Jawa Barat yang saat ini sedang gencar-gencarnya membangun desa. Bahkan, sekarang ini program Kemendikbud diintegrasikan dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk membangun Desa.

Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. Dadang Suganda, M.Hum. saat menyampaikan kata sambutannya (Sumber: FDKV UTama)

“Jadi mahasiswa itu nantinya bukan saja mendapatkan pelajaran tatap muka di kelas, tapi disuruh ke luar kampus untuk pergi ke desa membangun desa. Apa yang dimaksud dengan membangun desa dan apa objek temanya? Bergantung kepada kebutuhan desa, ” jelas  Rektor Universitas Widyatama tersebut.

Pelatihan branding dan kemasan selama dua hari yang diikuti oleh 25 peserta tersebut berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses. Pelatihan hari pertama berlangsung di Ruang Seminar Lt.6 Gedung B, sedangkan pelatihan hari kedua berlangsung  di Ruang Teater Lt.6 Gedung B, Universitas Widyatama.

Suasana “Pelatihan Branding dan Kemasan bagi Para Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang” hari pertama (Sumber: FDKV UTama)

Suasana “Pelatihan Branding dan Kemasan bagi Para Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang” hari kedua (Sumber: FDKV UTama)

Pelatihan hari pertama diisi oleh tiga narasumber, yaitu Drs. Rudy Farid, M.Ds., Drs. Oki Hamka Suyatna, M.Ds., dan Annisa Bela Pertiwi, S.Pd., M.Pd.  Pemateri pertama disampaikan oleh Drs. Rudy Farid, M.Ds. dengan judul “Branding Masuk Desa dalam Mengembangkan Nilai Produk dan Jasa bagi Pelaku Usaha (UMKM) sebagai Pelopor Gerakan Revolusi Mental”. Pemateri kedua disampaikan oleh Drs. Oki Hamka Suyatna, M.Ds.  dengan judul “Efektifitas dan Produktivitas Kemasan untuk Mendukung Etos Kerja Pelaku Usaha (UMKM)”. Pemateri ketiga disampaikan oleh Annisa Bela Pertiwi, S.Pd., M.Pd dengan judul “Peran Pemuda dalam Kewirausahaan untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Menuju Revolusi Mental”.

Pelatihan hari kedua dimulai pada pukul 09.00-11.30 WIB dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu Drs. Deden Maulana, M.Ds., Drs .Budiman, M.M.Pd., dan Marisa Astuti, S.ST., M.M. Pemateri pertama Drs. Deden Maulana, M.Ds. menyampaikan materi berjudul “Pengembangan Etos Kerja dalam Pembuatan Kemasan Produk UMKM”. Dilanjutkan pemateri kedua Drs .Budiman, M.M.Pd. dengan judul “Pengembangan Efektifitas dalam Perancangan Branding untuk UMKM”. Terakhir narasumber ketiga Marisa Astuti, S.ST., M.M. dengan judul  Pengembangan kewirausahaan untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat”.

Comments are closed.